CLICK HERE FOR BLOGGER TEMPLATES AND MYSPACE LAYOUTS »

Senin, 05 Januari 2009

Pembunuh Nomor Satu

Pembunuh paling berbahaya yang menempati urutan pertama dalam kehidupan manusia adalah penyakit jantung dan pembuluh darah yang biasa disebut kardiovaskular (CVD).

Tahun 2002 CVD menghasilkan 17 juta kasus kematian dunia. Sebagaian besar menimpa negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Diperkirakan pada tahun 2020 angka kematian akan membengkak menjadi 20 juta orang. Sebagian besar kematian tersebut disebabkan oleh stroke dan penyakit jantung koroner (CHD). Pada penyakit CHD dalam arteri koroner yang menyuplai darah ke jantung mengalami penyempitan dan beberapa kasus aliran darah terblokir.
Hal ini menyebabkan darah tidak dapat disalurkan dengan baik ke otot-otot jantung. Apabila oksigen tidak dapat disalurkan dengan baik ke otot-otot jantung, jantung akan menjadi lemah dan tidak dapat menyediakan darah ke seluruh bagian tubuh, akibatnya orang tersebut akan meninggal. Ada faktor resiko penyebab penyakit jantung koroner yang tidak dapat diubah, seperti faktor usia, jenis kelamin, ras, dan riwayat keluarga.
Namun, ada juga faktor resiko yang dapat diubah, seperti tingginya kolesterol, perilaku merokok, dan tekanan darah tinggi. Ketiganya adalah penyebab kematian akibat CVD dan tidak boleh diremehkan. Penelitian Poluter, merokok dapat meningkatkan resiko CVD 1,6 kali, hipertensi dengan tekanan darah sistolik menyumbang tiga kali resiko dan kolesterol sebesar empat kali. Apabila ketiga faktor resiko tersebut terdapat pada satu orang, maka peluang resikonya membengkak menjadi 16 kali.

0 komentar: